Polisi Dicegat Ratusan Massa Saat datang, Ancam Jemput Paksa Putra Kiai Jombang

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 13:00 WIB
Ilustrasi Pelecehan (by:Istimewa)
Ilustrasi Pelecehan (by:Istimewa)

HALLO BANTEN - Upaya paksa penjemputan akan dilakukan Polda Jawa Timur (Jatim) kepada putra Kiai Jombang yang melakukan pencabulan terhadap santriwati.

Upaya paksa itu dilakukan karena MSA tidak kooperatif sejak pemeriksaan awal hingga berkas kasus dinyatakan lengkap atau P21.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, berkas perkara tersangka MSA sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim pada 4 Januari lalu.

Karena itu pihaknya tinggal berkewajiban untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti pada kejaksaan dalam status pelimpahan tahap dua.

Baca Juga: Duh, Hakim Syariah Diduga Lecehkan Wanita 57 Tahun

"Kami sudah melayangkan panggilan pertama dan kedua pada tersangka (MSA)," katanya di Mapolda Jatim, Jumat 14 Januari 2022.

Totok mengungkapkan pada panggilan pertama, MSA menyatakan tidak datang dengan alasan sakit dan meminta waktu hingga 10 Januari.

Namun pada tanggal tersebut MSA juga tidak hadir dengan tanpa alasan. Pada Kamis 13 Januari 2022 lalu penyidik mendatangi kediaman dari MSA untuk menyerahkan surat panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. Namun, kedatangan polisi mendapatkan pengadangan dari ratusan massa.

Akibat dihadang ratusan massa, akhirnya para polisi memilih balik kanan meninggalkan Ponpes yang ada di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Satu Nama Tetap di Hati dari EYE yang Viral di TikTok

Halaman:

Editor: Sari Dewi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X