Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022 Setelah Dapat Alokasi Rp260 Triliun

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:00 WIB
Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto  (Dok.BRI)
Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto (Dok.BRI)

Tercatat jumlah nasabah baru untuk KUR Mikro saja, jumlahnya mencapai 61% hingga Desember 2021. Selain itu, untuk nasabah baru KUR Supermikro jumlahnya mencapai 97,6% per Desember 2021.

Jumlah yang besar tersebut menunjukkan keberhasilan BRI dalam melaksanakan revitalisasi Mantri yang membuat pelayanan lebih efektif. Catur menambahkan, BRI terus berupaya memperluas cakupan dan potensi di wilayah kerja yang selama ini belum tergarap.

Dari sisi sebaran KUR juga terus meningkat, pada tahun 2019 jangkauan sebaran KUR mencapai 5,4 orang dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI, dan pada tahun 2021 meningkat signifikan menjadi rata-rata sebanyak 8,7 dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI.

Baca Juga: Omicron Menyebar Cepat, IDI Pusat Desak Pemerintah Tingkatkan Level PPKM

Dari sisi sektor ekonomi, BRI telah menyalurkan KUR sektor produksi sebesar 56,16%. Berturut-turut paling besar adalah di sektor perdagangan sebesar Rp85,4 triliun, sektor pertanian Rp61,1 triliun, dan sektor industri pengolahan Rp19,5 triliun.

Catur menambahkan bahwa alokasi KUR tersebut merupakan hal positif bagi BRI dalam mendukung pengembangan ekosistem ultramikro melalui outlet co-location SENYUM-nya.

Ke depan, BRI terus berfokus pada segmen mikro sebagai core utama pertumbuhan pinjaman KUR. Dengan menyalurkan kredit ke sektor produktif, upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi nasional.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AHY: Turunkan Harga Minyak Goreng

Sabtu, 14 Mei 2022 | 04:40 WIB

RESMI Malindo Air Ubah Nama Jadi Batik Air

Rabu, 4 Mei 2022 | 10:08 WIB
X