Ini Besaran Kenaikan Tarif Listrik yang Disetujui Presiden Jokowi

- Kamis, 19 Mei 2022 | 18:57 WIB
Manajer Komunikasi PLN UID Jabar Iwan Ridwan mengatakan beban puncak listrik siang hari saat libur Lebaran naik 13,2%. (istimewa)
Manajer Komunikasi PLN UID Jabar Iwan Ridwan mengatakan beban puncak listrik siang hari saat libur Lebaran naik 13,2%. (istimewa)

HALLO BANTEN, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya secara resmi menyetujui kenaikan tarif listrik untuk pelanggan golongan 3.000 VA ke atas.

Hal terungkap dalam rapat antara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Bapak Presiden atau kabinet sudah menyetujui kalau untuk berbagi beban, untuk kelompok rumah tangga yang mampu, yaitu direpresentasikan dengan mereka yang langganan listriknya di atas 3.000 VA, boleh ada kenaikan tarif listrik, hanya di segmen itu ke atas," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis 19 Mei 2022.

Berdasarkan penyesuaian tarif tenaga listrik (tarif adjusment) April-Juni 2022 yang dikutip dari laman PLN, Kamis (19/5/2022), tarif pelanggan tegangan rendah (TR) 900VA-RTM ialah Rp 1.352/kWh.

Baca Juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Berjudul Dinda Jangan Marah Marah Karya Masdo yang Viral di TikTok

Kemudian, untuk pelanggan dengan daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 hingga 5.500 VA, dan 6.600 VA ke atas Rp 1.444,70/kWh.

Berikutnya, pelanggan bisnis dengan daya 6.600 VA sampai 200 kVA dan pelanggan pemerintah dengan daya 6.600 sampai 200 kVA sebesar Rp 1.444,70/kWh.

Pelanggan tegangan menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya di atas 200 kVA Rp 1.114,74/kWh.

Berikutnya, pelanggan tegangan tinggi (TT) yang digunakan oleh industri dengan daya 30.000 kVA ke atas Rp 996,74/kWh.***

 

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

58.275 Ekor Ternak Telah Divaksin PMK

Senin, 27 Juni 2022 | 17:17 WIB
X