Mengenal Resti, Mantri BRI Tangguh Yang Melayani Masyarakat Sungai Guntung

- Jumat, 13 Januari 2023 | 17:57 WIB
Tak banyak yang tahu profesi Mantri BRI sebagai salah satu garda terdepan dalam edukasi dan literasi keuangan masyarakat hingga ke plosok Indonesia. (Dok.HALLO BANTEN)
Tak banyak yang tahu profesi Mantri BRI sebagai salah satu garda terdepan dalam edukasi dan literasi keuangan masyarakat hingga ke plosok Indonesia. (Dok.HALLO BANTEN)

HALLO BANTEN, PEKAN BARU - Setiap pekerjaan memiliki keuntungan dan tantangannya masing-masing, salah satunya menjadi Mantri BRI. Tak banyak yang tahu profesi Mantri BRI sebagai salah satu garda terdepan dalam edukasi dan literasi keuangan masyarakat hingga ke plosok Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Resti Julianti, perempuan asal Sungai Guntung, Riau yang menguatkan tekadnya untuk melayani nasabah di wilayah perbatasan Riau – Jambi.

Perempuan berumur 26 tahun ini bercerita, sebelum menjadi Mantri BRI, pernah menjadi Customer Service (CS) di kantor cabang BRI di Riau pada 2014 hingga 2019. Ingin mendapat tantangan lebih dan ingin memberikan kontribusi lebih dia pun mengajukan diri menjadi Mantri.

Akhirnya, Resti direkomendasikan pimpinan untuk menjadi Mantri BRI. Sejak 2019, Resti resmi menjadi Mantri BRI hingga sekarang.

Baca Juga: Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers 2022-2025, Ini Profilnya

Sebelum dia ditunjuk menjadi Mantri BRI, banyak kandidat Mantri lain yang menolak penugasan di wilayah Sungai Guntung yang daerahnya terletak di perbatasan Riau dan Jambi, karena lokasi yang jauh dari kantor cabang.

Berbeda dengan Resti yang justru menerima tawaran tersebut. “Kebetulan karena di Sungai Guntung ini daerah perbatasan jauh dari kantor cabang, banyak Mantri lain yang ditugaskan di sini. Akhirnya saya yang ditawari, kebetulan daerah itu wilayah sendiri,” ujarnya.

Selama menjadi Mantri kurang lebih 4 tahun, banyak pengalaman menarik yang dihadapi gadis asal Sungai Guntung ini. Beberapa desa di wilayah sungai Guntung ada yang tidak memiliki fasilitas listrik di perkampungannya.

Selain itu, Resti juga harus membiasakan diri menyelusuri sungai menggunakan perahu kecil, sebelum bertemu dengan nasabah di desa lain.

"Di sini wilayah yang ada jaringannya bisa dibilang cuman di wilayah sungai Guntung, terus kalau di luar Guntung itu sudah tidak ada sinyal. Pas mau nyamperin ke nasabah jarak tempuh gunain perahu sekitar 1-2 jam baru sampai," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Sebut 40 Ribu UMKM Gabung di PaDi UMKM

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:28 WIB

Komitmen HIMBARA Dukung Hilirisasi Industri

Selasa, 17 Januari 2023 | 20:09 WIB
X