Demi Kesejahteraan, Orang Terkaya Asia akan Sumbang Uang Rp114 Triliun

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:20 WIB
Gautam Adani
Gautam Adani

HALLO BANTEN, JAKARTA - Uang sebesar 600 miliar rupee atau setara Rp114 triliun akan dibagikan oleh orang terkaya di Asia, Gautam Adani.

Sumbangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Hal ini dilakukannya untuk memperingati ulang tahunnya ke-60 tahun. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Adani mengatakan bahwa dana itu sendiri akan dikelola oleh yayasannya, Adani Foundation guna peningkatan perawatan kesehatan, pendidikan dan pengembangan keterampilan.

"Ini adalah salah satu transfer terbesar yang dilakukan ke sebuah yayasan dalam sejarah perusahaan India," kata pengusaha asal India itu pada Kamis, 23 Juni 2022 pekan lalu.

Gautam Adani sendiri didaulat sebagai orang terkaya di Asia menurut Bloomberg Billionaires Index pada Februari lalu. Kekayaan bersih pria 59 tahun itu mencapai US$ 88,5 miliar atau setara Rp 1.273 triliun.

Baca Juga: PT Berdikari (Persero) Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S-1 dan S-2

Adani mulai mendirikan usahanya pada tahun 1988. Saat itu, figur asal Gujarat ini memutuskan untuk drop out dalam perkuliahan dan mendirikan Adani Enterprises sebagai eksportir komoditas.

Dari usaha itu, Adani mulai memperluas bisnisnya menjadi mengelola pelabuhan, pembangkit listrik, tenaga surya serta banyak lini usaha lainnya. Peningkatan ini sendiri disebut-sebut juga berkat dukungan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi yang juga pernah menjadi kepala menteri negara bagian Gujarat.

Gurita usahanya ini mulai menjadi perhatian publik yang luas. Pada 2008 lalu, Adani mulai muncul di deretan orang terkaya India dengan kekayaan US$ 9,3 miliar.

Sejauh ini, Adani Group memiliki enam perusahaan yang terdaftar di India. Bahkan, salah satu anak usahanya juga mengakuisisi 74% saham di Bandara Internasional Mumbai yang notabenenya merupakan bandara tersibuk kedua di Negeri Hindustan itu.***

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X