Pemerintah Utang Beras, Sri Mulyani Ditagih Utang Sampai Rp5,13 Triliun

- Rabu, 16 November 2022 | 19:08 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Dok.jurnalgaya/denny suryadharma)
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Dok.jurnalgaya/denny suryadharma)

HALLO BANTEN, JAKARTA - Direktur Utama Bulog Budi Waseso menagih utang kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai pembayaran utang beras Pemerintah kepada Bulog.

Nilai utang yang belum dibayarkan tersebut sebesar Rp5,13 triliun terkait program pengadaan bantuan beras bagi masyarakat saat pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu.

Buwas panggilan akrabnya mengatakan dirinya masih memerlukan persetujuan menteri sosial untuk bantuan beras PPKM beberapa waktu lalu.

"Menteri sosial perlu mengubah peraturan menteri sosial, pasalnya aturan yang ada baru membahas mengenai bantuan rastra dan bencana," kata Buwas di Gedung DPR RI, Jakarta Rabu 16 November 2022.

Padahal kata Buwas tanggungan pemerintah kepada Bulog juga menyangkut pada program bantuan beras saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Viral Dugaan Pungutan di SMAN 3 Kota Bekasi, Disdik Jabar Buka Suara dan Janji Mengusut

Saat ini, Bulog masih terus koordinasi dengan Kementerian Sosial untuk perubahan peraturan menteri sosial tersebut.

"Jadi yang itu belum ada, sehingga Menteri Sosial harus merubah keputusan menteri itu. Sehingga menjadi dasar untuk itu bisa di audit oleh BPK dan nanti dibayarkan oleh Menteri Keuangan," kata Budi Waseso.***

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Orang Tewas karena Bus Masuk Jurang di Magetan

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:21 WIB

Garut Gempa 6,4 SR

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:38 WIB
X