BMKG Minta Warga Cianjur Waspada Longsor dan Banjir Pasca Gempa, Ini Lokasi Rawannya

- Selasa, 22 November 2022 | 13:34 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  (Ist)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) (Ist)

HALLO BANTEN, JAKARTA - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, waspada bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang pasca guncangan gempa dengan magnitudo 5,6.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menuturkan, imbauan tersebut dikhususkan bagi warga Cianjur yang bermukim di daerah lereng-lereng perbukitan dan di lembah atau bantaran sungai.

Lebih jauh Dwikorita menuturkan, besar kemungkinan lereng-lereng perbukitan di Cianjur menjadi rapuh usai terjadinya gempa bumi.

Hal tersebut bisa makin diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang berpotensi mengguyur wilayah Cianjur.

"Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng,” ungkapnya,” Selasa 22 November 2022.

Baca Juga: Innalillahi, Ki Joko Bodo Meninggal Dunia dalam Usia 57 Tahun

“Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin," sambung Dwikorita,

Di kesempatan yang sama, BMKG juga mengimbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa bumi.

Hal itu dikhawatirkan struktur bangunan tidak kuat menopang dan dapat ambruk bila sewaktu-waktu terjadi gempa susulan.

"Sementara jangan memaksakan kembali ke rumah jika bangunannya rusak atau retak-retak. Hingga pukul 06.00 WIB, 22 November 2022, telah terjadi 117 gempa susulan dengan terbesar tinggi getaran 4.2 dan terkecil 1,5 magnitudo," urainya menambahkan.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Orang Tewas karena Bus Masuk Jurang di Magetan

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:21 WIB

Garut Gempa 6,4 SR

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:38 WIB
X