Ini Dia Alasan Pemerintah untuk Menaikkan Biaya Haji 2023 hingga Rp69 Juta per Jamaah

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 17:19 WIB
Ada perbedaan besaran subsidi yang diberikan negara yang membuat perbedaan biaya haji di Malaysia dan Indonesia. (Pexels.com/britakan.com)
Ada perbedaan besaran subsidi yang diberikan negara yang membuat perbedaan biaya haji di Malaysia dan Indonesia. (Pexels.com/britakan.com)

HALLO BANTEN - Calon jemaah haji dibuat terhenyak, tatkala Pemerintah melalu Kementerian Agama mengusulkan biaya kenaikan haji 2023 hingga Rp69.193.733,60.

Jumlah biaya haji sekitar Rp69 jutaan itu merupakan 70 persen dan keseluruhan biaya yang mencapai Rp98.893.909,11.

Usulan kenaikan biaya haji 2023 ini disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan paparan pada Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR.

Dalam raker itu dibahas soal agenda persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dibanding tahun sebelumnya, BPIH 2023 naik Rp514.888,02.

Lebih lanjut dalam pembahasan itu, dibeberkan pula komposisi perhitungan sehingga ada perubahan signifikan antara komponen Bipih yang harus menutupi jemaah dan komponen yang anggarannya dikontrol dari nilai manfaat (optimalisasi).

Baca Juga: Usai Penanganan Medis, Malika Korban Penculikan Jalani Pemulihan Psikologi

Menurut Menteri Agama, BPIH 2022 sebesar Rp98.379.021,09 dengan komposisi Bipih sebesar Rp39.886.009,00 (40,54%) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp58.493.012,09 (59,46%).

Sementara usulan Kementerian Agama untuk BPIH 2023 sebesar Rp98.893.909,11 dengan komposisi Bipih sebesar Rp69.193.734,00 (70%) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp29.700.175,11 (30%).

Komponen yang dibebankan langsung kepada jemaah, digunakan untuk membayar:

1) Biaya Penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi (PP) sebesar Rp33.979.784,00;

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X