Dedi Mulyadi Menilai Wajar Gunakan Bahasa Sunda dalam Rapat

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:10 WIB
Dedi Mulyadi (by: Istimewa)
Dedi Mulyadi (by: Istimewa)

HALLO BANTEN - Anggota DPR dan budayawan Sunda, Dedi Mulyadi menegaskan penggunaan bahasa Sunda dalam kegiatan rapat adalah hal yang wajar dan tak perlu dipermasalahkan.

"Wajar saja dilakukan selama yang diajak rapat, yang diajak diskusi mengerti bahasa daerah yang digunakan sebagai media dialog pada waktu itu," kata Dedi seperti dikutip dari Antara.

Dedi Mulyadi menjelaskan hal itu terkait pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mengganti seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang rapat menggunakan bahasa Sunda.

Baca Juga: Link Video Viral Belatung di Miss V Wanita Bikin Heboh, Kalau Nggak Kuat Jangan Lihat atau Muntah

Dedi Mulyadi yang juga dikenal sebagai tokoh Sunda turut menegaskan kalau penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan rapat adalah sesuatu yang wajar.

Bahkan, katanya, saat dirinya menjabat Bupati Purwakarta sering menggunakan bahasa Sunda sebagai media dialog bersama masyarakat dan rapat pejabat.

"Saya lihat di Jawa Tengah, ternyata bupati, wali kota, dan gubernur sering menggunakan bahasa Jawa dalam kegiatan kesehariannya. Ini adalah bagian dari kita dalam menjaga dialektika bahasa sebagai keragaman Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: Cek Link Streaming Nonton Film The Guardian (2021) Boneka Arwah Menyeramkan

Termasuk saat ia memimpin rapat di Senayan, sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, sering menyisipkan bahasa Sunda di dalamnya.

"Justru itu malah membuat suasana rapat rileks, tidak tegang sehingga apa yang ada di pikiran kita, gagasan kita bisa tercurahkan. Lama-lama anggota yang rapat sedikit banyak mendapat kosakata baru bahasa Sunda yang dimengerti," tegasnya.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X