Sang Ayah Tewas Akibat Dikeroyok di Jaktim, Anak Korban : Kami Minta Keadilan

- Selasa, 25 Januari 2022 | 21:22 WIB
Anak korban pengeroyokan akibat main hakim sendiri buka suara tentang kematian sang ayah (Dok.PMJ News)
Anak korban pengeroyokan akibat main hakim sendiri buka suara tentang kematian sang ayah (Dok.PMJ News)

HALLO BANTEN - Keluarga dari korban pengeroyokan di Jakarta Timur yang tewas buka suara terkait kematian sang ayah.

Anak-anak dari Wiyanto Halim (89) tidak terima ayahnya yang telah lansia tersebut tewas akibat dikeroyok massa.

Wiyanto Halim dikeroyok massa lantaran dituduh sebagai maling kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Salah seorang anak korban, Bryna mengaku tak terima ayahnya meninggal dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga: Jika Bukan Bibi Ardiansyah, Siapa Ayah dari Gala Sky? Simak Penjelasan Video Dokter Vanessa Angel

"Intinya saya dari keluarga itu tidak menerima papa meninggal dalam keadaan mengenaskan kayak gini, kita minta keadilan," kata Bryna pada Senin 24 Januari 2022 seperti dikutip HALLOBANTENNEWS.com dari HaluanKalsel.com dengan judul "Sang Ayah Tewas Mengenaskan usai Dikeroyok karena Dituduh Maling, Keluarga: Kami Enggak Terima".

Bryna juga meminta Polisi dan media untuk membantu mengusut dan mengawal kasus kematian sang ayah hingga selesai tuntas.

"Kalau sudah meninggal gitu kita dapat apa? Bagaimana cara ngusut tuntas ini? Saya minta para wartawan kira-kira bisa bantu saya untuk memblow-up ini untuk sampai ke pemerintah, bantu saya untuk mengusut semuanya," imbuhnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Dewasa Netflix yang Penuh Adegan Vulgar

Kuasa hukum keluarga Wiyanto Halim, Freddy Y. Patty juga mengungkapkan, korban keluar rumah pada Sabtu 22 Januari 2022 dengan membawa mobil tanpa sepengetahuan keluarga hingga keesokan harinya tak kunjung pulang.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X