Novel Baswedan Bicara Soal Konsorsium 303, Harus Sentuh Pihak Berbahaya

- Senin, 29 Agustus 2022 | 11:02 WIB
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menjadi satu dari 57 pegawai KPK yang tidak lolos TWK (Dok. kpk.go.id)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menjadi satu dari 57 pegawai KPK yang tidak lolos TWK (Dok. kpk.go.id)

HALLO BANTEN, JAKARTA - Isu konsorsium 303 muncul pasca kasus pembunuhan Brigadir J yang diduga dilakukan oleh Ferdy Sambo.

Hal tersebut pun mendapat sorotan banyak pihak.

Bahkan dalam rapat Komisi III DPR dengan Polri, hal tersebut sempat dipertanyakan.

tak hanya itu, Kapolri Jendral Listyo Sigit mendadak memerintahkan seluruh jajarannya untuk membasmi perjudian

Mantan anggota Polri yang juga Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ikut angkat bicara soal isu konsorsium 303 dan bisnis ilegal aparat kepolisian yang kini jadi perhatian publik.

Seperti diketahui, isu ini hangat berdengung di tengah masyarakat setelah pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J.

Baca Juga: Dini Hari Tadi, 40 Rumah Penduduk di Cakung Ludes Terbakar

Novel Baswedan pun menyinggung dugaan kelompok tertentu di kepolisian yang mengendalikan bisnis haram.

Wakil Kepala Satuan Tugas Khusus Pencegahan Korupsi Polri itu, hal demikian merupakan bagian dari korupsi di sektor penegakan hukum.

"Dari segala fenomena yg terjadi belakangan ini, begitu juga terkait dengan pemberitaan-pemberitaan kepolisian contohnya, yang sekarang sedang dilihat bahwa ada dugaan terkait dengan dugaan kelompok tertentu yang mengendalikan perjudian atau narkoba dan lain-lain, maka itu bagian dari korupsi di sektor penegakan hukum," ucap Novel dalam webinar "Masa Depan Reformasi Lembaga Penegak Hukum" yang diadakan Indonesia Memanggil (IM) 57+ Institute, dilansir Senin 28 Februari 2022.

Halaman:

Editor: Yudhi Aulia Rahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X